Zucklin : Anterin Aku Ke Mall



Linn: "Mas Zuck, anterin aku ke mall.."
Zuck: "Mau ngapain sih Beb?"
Linn: "Dopping Mas! Kok ngapain?"
Zuck: "Shoping kali Beb?"
Linn: "Emang tadi aku ngomong apa?"
Zuck: "Dopping?!"
Linn: "Salah itu Mas. Bukan dopping, yang bener shopping!"
Zuck: "Serah deh, serah!"
Linn: "Dih kok malah ngambek, aku kan mintanya dianterin ke mall..."
Zuck: "Shopping warung Bulek Sukini aja deh, repot soalnya kalo ke mall.."
Linn: "Repot kenapa?"
Zuck: "Ya kamunya ntar yang repot. Di mall kan adanya cuma penitipan helm, ga ada tempat penitipan sayap..."
Linn: "Heleh! Ga mempan! Pokoknya temenin. Harus! Kalo ga mulai besok aku ngambek 14 hari!"
Zuck: "Mau beli apaan sih?"
Linn: "Beli Shampo Mas, biar rambutku ini selalu lembut dan terjaga dari panas matahari. Mas juga kan yang seneng kalo rambutku bagus?"
Zuck: "Enggak. Biasa aja!"
Linn: "Ih kok gitu sih Mas?"
Zuck: "Adinda Linn. Dengerin aku..
Linn: "Apa? Alasan apa lagi?"
Zuck: "Mau shamponya sansil kek, pentin kek, klir, emron, rinso, apapun mereknya, ga akan bisa menjaga rambutmu..."
Linn: "Ah Mas Zuck sok tau nih?"
Zuck: "Yang benar-benar bisa menjaga rambutmu itu cuma jilbab! Dia ga cuma menjaga rambutmu dari panas matahari, tapi juga dari panasnya api neraka kelak..."
Linn: "Mas..." *hening*

==============

Linn: "Mas aku pengen naik roal coaster itu?"
Zuck: "Ga usah aneh-aneh deh Beb.."
Linn: "Apaan sih ih? Pelit!"
Zuck: "Bahaya tau. Kalo jatuh gimana?"
Linn: "Itu kan aman Mas. Lagian dulu jatuh dari khayangan aja aku gapapa."
Zuck: "Hahaha... Bebi, Bebi. Bidadari mana ada yang pesek kayak kamu gini?" *sentuh hidung Linn*
Linn: "Ini gara-gara dulu waktu jatuh ke bumi kepala duluan Mas! Jahat banget sih ngata-ngatain hidungku? Nangis nih..."
Zuck: "Nesuuu hahaha..
Linn: "Dasar sempak anoa!"
Zuck: "Aku ga peduli Beb, mau pesek atau mancung, pendek atau jangkung, cintaku ke kamu ga akan berkurang!"
Linn: "Gombial!"
Zuck: "Serius!"
Linn: "Tapi kenapa ya Mas aku sering ga pede sama bentuk hidungku ini?"
Zuck: "Bersyukur Sayang, bersyukur. Setiap manusia itu pasti punya kelebihan kekurangan. Contohnya aku, biarpun aku ini baik, tapi aku ini ganteng? Ya kan Beb? Iya dong!"
Linn: "Sak karepmu wis Mas. Raurus!"
Zuck: "Hahaha.. Dan kamu juga harus bersyukur, biarpun hidungmu pesek, tapi kan dadamu sangat mancung??"
Linn: "Mas tolong ambilin sapu itu dong..."
Zuck: "Males Beb, mau dipake buat mukul aku kan? Miahaha.." *lari*
Linn: "Cetaann!!" *lempar pake sendal*

=============

Linn: "Mas.. Mas.."
Zuck: "Iya.. Iya.. "
Linn: "Emm.. Kayaknya sekarang udah waktunya.."
Zuck: "Hah?! Kamu yakin Beb?"
Linn: "Iya Mas.."
Zuck: "Muehehe. Yaudah, Bebi buka duluan. Hehe..."
Linn: "Mas duluan dong yang buka.."
Zuck: "Kamu Beb.."
Linn: "Ga sopan Mas, masa cewek yang mulai. Mas buka duluan sebagai laki-laki!"
Zuck: "Laki-laki juga harus rela ngalah Beb, demi orang yang dicintainya. Cepet dong buka. Mas udah ga tahan.."
Linn: "Gimana kalo buka sama-sama aja?"
Zuck: "Ehehe.. Boleh, boleh..."
Zuck+Linn: "Allohuma lakasumtu wabika amantu... " *lagi buka puasa senin kemis*